PETANI DESA KELOR TELAH SELESAI MENANAM PADI DI MT II
07 April 2019 14:34:29 WIB
Petani Desa Kelor untuk masa tanam ke 2 ini lebih dari 80 % areanya masih ditanami padi, ini terjadi dikarenakan 3 minggu terakhir curah hujan masih mendukung pertanian tanaman padi ini. Beberapa varietas yang masih ditanam antara lain Mapan, Ciherang dan beberapa varietas lain yang dicoba untuk dikembangkan di Kelor. Untuk pupuk dasar yang berupa pupuk kandang, pupuk organik maupun TSP sudah tersedia dihampir semua kelompok tani, sehingga untuk masa tanam ke 2 ini persiapan tanam jauh lebih baik. bberapa kemungkinan yang akan terjadi yang berhubungan dengan kebutuhan air, sudah diperhitungkan oleh petani, sehingga apabila hujan sudah sangat berkurang maka penggunaan sumur bor/deep well menjadi alternatif mengairi sawah dan beberapa masih mampu mengangkat air dari sungai disekitar lokasi pertanian. Untuk penanaman melon juga sudah dimulai sekitar seminggu terakhir ini.
Dokumen Lampiran : PETANI DESA KELOR TELAH SELESAI MENANAM PADI DI MT II
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Rakor Pemerintah Kalurahan Kelor Dilanjutkan Rapat Bersama Panewu dan Jawatan Praja
- Pemerintah Kalurahan Kelor Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026
- Kalurahan Kelor Kirim Dua Kelompok Ikuti Lomba Toklek di Mijahan Semanu
- Pemerintah Kalurahan Kelor Peringati Hari Buruh Internasional 2026
- Pemkal Kelor Apresiasi Purna Bakti Kadis DPMKP2KB
- Rakor Serapan APBKal 2026, 9 Kalurahan di Kapanewon Karangmojo Ikuti Penguatan Pengelolaan Anggaran
- Semarak Hari Kartini, PKK Kalurahan Kelor Gelar Lomba Penuh Kreativitas
Komentar Terkini
-
sujito
Mantap...kita tingkatkan lagi....baca selengkapnya
25 Oktober 2017 22:14:13 WIB -
Minul umumkelor
Terus membangun dengan pemberdayaan masyarakat unt...baca selengkapnya
25 Mei 2016 20:43:25 WIB
Fanspage Desa Kelor
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |










